LENSAPEWARTA.COM - BANYUMAS. Subhanallah..! Sugiarto (38) pria kelahiran Dk Gembul Pucung Rt 002 RW 006 Desa Karang Bawang Kecamatan Ajibarang, Jawa Tengah kini harus terbaring lemah diatas tempat tidur sederhana, hanya ditemani ibunya Tasem (53).

Cita cita mendirikan sebuah pondok pesantren didesanya tinggal impian, namun semangat juang mengajar ngaji nya dapat diacungkan jempol, dalam kondisi terbaring dirinya tetap melakukan pendidikan menngaji kepada anak anak didesanya.

" Saya tidak ingin menjadi orang yang hanya menunggu belas kasihan orang lain, tetapi saya tidak akan menyia yiakan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT. dan akan terus mengajar mengngaji kepada anak anak sampai allah memanggil, paparnya disampaikan Sugiarto saat mendapat kunjungan dari pihak Korem 071/WK Banyumas.

Selanjutnya Sugiarto juga menceritakan kisahnya, sebelum mengalami seperti saat ini, dirinya yang segar bugar,sehat memiliki niat usai lepas dari pondok pesantren tempatnya menimba ilmu ingin membangun pondok pesantren di desanya untuk anak anak, namun allah berkehendak lain saat kembali dari pondok sebuah Bus jurusan luar kota menghantam dirinya hingga saat ini harus tergolek lemah diatas ranjang, paparnya

Semangat yang tumbuh dan keyakinan didukung keimanan yang kuat menjadikan Sugiarto tetap tegar dan tabah, walaupun hanya ditemani sang ibu tercinta.

Dirinya hanya berharap, anak anak didiknya kelak akan meneruskan cita citanya dan menjadi anak anak yang memiliki aqidah dan ahlak, soleh maupun soleha. Terkait pengobatan dirinya mengaku tak memiliki kartu jaminan kesehatan ataupun BPJS. semua dia dan ibunya hanya ikhlas berserah diri kepada yang maha kuasa, daan yakin allah akan.selalu memberikan jalan bagi umatnya.(Red/CN/Tim Korem 071)
Diberdayakan oleh Blogger.