LENSAPEWARTA.COM BREBES - Para Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mutiara Bunda Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes melakukan aksi bermain kuda lumping dengan beranggotakan empat orang anak PAUD dan dua pendidik, mereka menunjukkan kebolehanya didepan para pendidik PAUD lainya.
Peragaan Jaranan Kuda Lumping ini sebagai hiburan dalam rentetan acara " Dwi Wulan PAUD Se Kabupaten Brebes" yang kebetulan bertempat di wilayah Kecamatan Larangan.
" Sudah menjadi pertemuan rutin setiap 2 bulan sekali dan kebetulan PAUD Kecamatan Larangan sebgai tuan rumah," kata Umiri Susanti (39) Ketua Himpaudi Kecamatan Larangan, Rabu (24/1).

Umiri sapaanya, mengatakan bahwa dari pertemuan ini, pihaknya ingin menampilkan sesuatu dari pengurus himpaudi kecamatan larangan sebagai hiburan yang sangat unik di seni budaya nya sebagai edukasi dalam memelihara budaya kuda lumping.
" Kegiatan ini bukan hanya sebagai wahana mendapatkan informasi tentang pembelajaran anak usia dini akan tetapi juga sarana menampilkan sesuatu yang berbeda dari yakni pertunjukan kuda lumping agar mengenal budaya daerah secara dini ," Jelasnya.

Masih menurut dia, pihaknya mengapresiasi kepada semua pengurus himpaudi kecamatan larangan sehingga pertemuan ini bisa terlaksana dengan baik.

" kegiatan ini sangat bagus, agar semua pendidik semakin berkualitas, dan memberikan semangat kepada para pendidik untuk selalu memelihara seni budaya jaranan di PAUD nya agar lebih mencintai budaya nya sendiri  ," tambahnya.

Sementara itu, Ridah (36), salah satu peserta Dwi Wulan dan juga pendidik mengungkapkan rasa senang nya acara ini bisa berjalan lancar dan penuh semangat dari para peserta nya.

" Bukan hanya ajang pertemuan rutin pendidik PAUD Se Kabupaten Brebes, namun juga bisa terhibur oleh peragaan anak-anak yang memainkan seni budaya jaranan atau kuda lumping yang cukup apik," ungkapnya.(Red**)
Diberdayakan oleh Blogger.