LENSAPEWARTA.COM, TEGAL- Lapangan Asrama Polri Kalibiruk jl Wahid Hasyim Kec Slawi Kabupaten  Tegal  dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantab Praja Tahun 2018,dengan Tema Polri yang Promoter siap mengamankan Pilkada serentak tahun 2018. bertindak sebagai Pemimpin Apel Kapolres Tegal AKBP Heru Sutupo Sik, dihadiri lebih kurang 400 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Danbrigif 4/DR Kolonel Inf Hartono,Wakapolres Tegal Kompol M Purbaya Sik,‎Pabung Kodim 0712/Tegal Mayor Inf Ahmad Aziz,‎Kasidalat Satradar 214/Tegal Kapten Lek Sudaraman,Dansubdenpom IV/1-3 Tegal Kapten Cpm Heriyanto,Dansatma Lanal Tegal Letda laut ( T ) Dwi Atmojo,‎‎Sekda Pemkab Tegal dr Widodo Joko Mulyono, M.Kes, MM,‎Katua KPU Kab Tegal Drs  Sukartono,‎‎Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tegal Fajar Sigit Kusuma Jaya dan ‎‎Muspika Jajaran Kab Tegal.

Dalam Amanatnya, Kapolres Tegal AKBP Heru Sutopo, SIK menyampaikan bahwa Apel gelar pasukan kesiapan pengamanan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana Polri yang akan digunakan dan unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan. Diharapkan semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal, dalam rangka mensukseskan pengamanan Pemilukada serentak tahun 2018.

Berdasarkan undang-undang dasar 1945, Pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintagan negara. Pemilukada adalah sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi rakyat, dalam rangka membentuk sistem negara yang Legitimate dan berkedaulatan rakyat, sehingga pemerintahan dan pimpinan yang lahir dari hasil Pemilukada, merupakan kehendak rakyat, dan dijalankan sesuai dengan keinginan rakyat.

Pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, terdapat berbagai pontensi kerawanan, yang memerlukan perhatian serius kita semua untuk diantisipasi sejak dini, agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018. Berbagai potensi kerawanan tersebut dapat terjadi dalam setiap tahapan Pemilu berupa pelanggaran tindak pidana Pemilu, termasuk tindak pidanan umum yang harus dapat dikelola dan ditangani oleh Polri secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam rangka menjamin stabilitas kamtibmas selama berlangsungnya Pilkada serentak tahun 2018, polres tegal menggelar operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi "Mantap Praha Candi 2018", dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi.

Adapun beberapa pesan ingin saya sampaikan harus dipedomani dan dilaksanakan antara lain: Siapkan mental dan fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam  memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Petakan setiap kerawanan pada setiap tahapam pemilu, laksanakan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen didukung babinkamtibmas untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang dimasyarakat.
Implementasikan asta siap secara maksimal. Perkokoh kerjasama yang harmonis dengan seluruh pemyelenggara Pemilu, unsur TNI, dan segenap komponen masyarakat.Segenap anggota Polres Tegal, jaga komitmen dan netralitas, serta tidak terlibat politik praktis dalam Pilkada serentak tahun 2018.Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman terorisme yang memanfaatkan momen Pemilukada Kab. Tegal.Berikan arahan dan petunjuk yang jelas kepada anggota sebelum bertugas.Lakukan pengawasan dan pengendalian secara melekat terhadap pelaksanaan operasi dan kinerja anggota dalam pelaksanaan tugas di lapangan.(Red/Pendim Tegal)

Diberdayakan oleh Blogger.