LENSAPEWARTA.COM, PURBALINGGA - Lomba lari marathon panggul tandu "Pangsar Jenderal Soedirman" tersebut dalam rangka menyemarakkan Festival Panglima Besar Jenderal Soedirman yang dibuka pada 24 Januari 2018 lalu yang berlangsung selama sepekan hingga 29 Januari 2018 mendatang. Sabtu (27/1/2018) di Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Desa Bantarbarang Kec.Rembang Kabupaten Purbalingga

Festival Panglima Besar Jenderal Soedirman itu sendiri dalam rangka Khaul hari lahir Panglima Besar Jenderal Soedirman yang jatuh pada tanggal 24 Januari dan memperingati wafatnya Panglima Besar Jenderal Soedirman pada tanggal 29 Januari.
Sebanyak 315 tim, terbagi menjadi 7 gelombang pemberangkatan. Setiap gelombang pemberangkatan berinterval waktu 15 menit.

Gelombang pertama, sebanyak 50 tim yang terdiri dari warga masyarakat dan pelajar serta mahasiswa diberangkatkan oleh Bupati Purbalingga H. Tasdi, S.H., M.M., dengan ditandainya pengibaran bendera start. Gelombang kedua, 50 tim kembali diberangkatkan oleh Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., gelombang ketiga 50 kembali diberangkatkan oleh Kerua DPRD Purbalungga H.Tongat, S.H., M.M., 50 tim dari TNI/Polri dari berbagai satuan yang ada dijajaran Kodam IV/Dip baik Komando Teritorial (Makorem 071/Wk dan Kodim jajaran Korem 071/Wk), Satpur dan Satbanpur serta Balak Kodam IV/Dip di jajaran Korem 071/Wk serta personel Lanud Jenderal Soedirman Purbalingga, Lanal Cilacap dan Polres Purbalingga, Banyumas Banjarnegara, dilepas keberangkatannya oleh Dandim 0702/Pbg Letkol Inf Andy Bagus Dian Arika, S.I.P., tim selebihnya diberangkatkan oleh Forkopimda Purbalingga.

Bupati Purbalingga H.Tasdi, S.H., M.M., dalam sanbutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kodim 0702/Pbg yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut, “esensi dari tandu adalah untuk meneladani apa yang telah dicontohkan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia tanpa pamrih” paparnya

Ditambahkan pula "Panglima Besar Jenderal Soedirman, telah mendarma baktikan seluruh jiwa dan raganya serta harta bendanya tanpa pamrih demi kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia. Karenanya, kita sebagai warga Purbalingga patut berbangga hati, namun kita juga tetap rendah hati karena beliau terlahir dari wilayah ini di Desa Bantarbarang Rembang, 102 tahun yang lalu", tambahnya

Selanjutnya dengan kegiatan seperti ini agar kita selalu meningkatkan semangat juang nasionalisme dan patriotisme dalam berkehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila (Red- Korem 071/didi)
Diberdayakan oleh Blogger.