BANG JEPRET - Kemunculan revolusi industri 4.0 ditandai dengan perkembangan cepat teknologi di seluruh dunia, bahkan masyarakat terkait kehadiran revolusi industri 4.0 ini harus dapat diantisipasi.  Globalisasi sudah tidak terhindarkan lagi. Kompetisi antarnegara semakin ketat dan semua negara ingin jadi pemenang, termasuk Indonesia. Karena itu, peluang revolusi industri 4.0 ini harus dapat dimanfaatkan untuk memperkokoh karakter bangsa. Apalagi, digitilalisasi, computing power dan data analytic telah melahirkan terobosan-terobosan yang mengejutkan di berbagai bidang, yang mengganggu kehidupan masyarakat. "Bahkan men-disrupsi peradaban kita. Yang mengubah lanskap ekonomi global, nasional, dan daerah serta laskap politik global, nasional dan daerah.

Revolusi industri 4.0 ini membawa beberapa dampak negatif. Media sosial menjadi pembawa berita bohong, hingga pergeseran model-model bisnis yang mengakibatkan beberapa jenis pekerjaan tidak lagi dibutuhkan. "Namun juga banyak kesempatan positif yang bisa kita pakai untuk menjadikan sebagai pemenang. Apabila kita bisa memanfaatkan peluang-peluang ini,"

Dunia saat ini berjalan sangat cepat dan juga berubah sangat cepat. Globalisasi sudah tidak terhindarkan lagi. Kompetisi antar negara semakin ketat dan semua negara ingin jadi pemenang, termasuk kita.  Teknologi juga berkembang sangat cepat, dari hari per hari, teknologi terus berkembang. Lalu lintas orang, lalu lintas barang, lalu lintas modal, lalu lintas informasi, semuanya berjalan sangat cepat. 

Seperti dirilis dari web resmi kominfo Teknologi Cyber-Physical, misalnya ditandai dengan munculnya Autonomous Vehicle, mobil tanpa awak. Three-D-Printing, yang bisa membuat barang secara sempurna dengan cara yang cepat dan murah. Advanced Robotic yang bisa mengambil alih peran manusia.

kedua, Internet-of-Things, Big Data, Artificial Intellegence dan Virtual Reality. Ternyata terus berkembang, yang mulai diaplikasikan dalam Block-chain,juga dalam Crypto-currency yaitu mata uang yang tanpa bank sentral, yang saat ini sedang diperebutkan banyak orang.

ketiga perkembangan bio-teknologi juga banyak contohnya. Penggunaan computing power dalam Ilmu Syaraf, Teknologi Edit-DNA untuk mengembangkan pengobatan spesifik orang- per- orang berdasarkan DNA-nya. Bio-teknologi untuk pertanian moderen, multi-layer-urban-farming misalnya yang bisa meningkatkan produksi berlipat ganda tanpa butuh tambahan lahan.

Peluang-peluang besar tersebut harus segera kita manfaatkan untuk kemajuan bangsa, untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Kita manfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memperkokoh karakter bangsa kita, memberantas kemiskinan, mengurangi ketimpangan, menciptakan peluang kerja, mengembangkan wirausaha-wirausaha baru serta untuk melayani semua warga negara secara berkeadilan di seluruh Tanah Air, (Red**)
Diberdayakan oleh Blogger.