LENSAPEWARTA.COM, TEGALRAYA (edisi pilkada 2018) -  Pasangan Calon Bupati Drs. H. Haron Bagas Prakoso, M.Hum menegaskan dalam orasi politiknya dihadapan massa PDIP dari 20 ranting se-Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal (Jumat, 23/2) lalu.

Agenda acara yang bertajuk “Sosialisasi BAGDJA, Bagas – Drajat Calon Bupati Dan Wakil Bupati Tegal 2018 – 2023 Di Kecamatan Tarub“ itu mengambil tempat di gedung Balai Desa Tarub, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Namun menurut Bagas, acara tersebut bukan semata sosialisasi program paslon, tapi juga sebagai acara rapat kerja cabang khusus yang juga melibatkan 20 ranting atau PAC PDIP se-Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.

“ acara ini bukan hanya sekedar sosialisasi, tapi rakercabsus,” Demikian Drs. Haron Bagas Prakoso, M.Hum dan Drajat Adi Prayitno, S.Kom, MM yang dalam pencalonannya diusung oleh tiga partai PDIP, Nasdem dan Demokrat.

Menurut Bagas, untuk dapat mencalonkan diri sebagai  calon Bupati dan Wakil Bupati Tegal, itu perlu didukung dan diusung oleh partai yang dalam perolehan kursi di DPRD minimal 10 kursi. Sedangkan PDIP mempunyai 11 kursi di DPRD.

“ Sebetulnya dukungan PDIP saja sudah cukup memenuhi syarat, tapi alkhamdulillah kita ada dukungan dari 2 partai yang turut mendukung dan mengusung seperti Nasdem dan Demokrat,” Ujar Bagas sambil menyindir Paslon lawan yang didukung partai dengan minim kursi di DPRD. Sontak pernyataan itu disambut applaus audien.

Rekomendasi PDIP dapat jatuh ketangannya bukan sebagai perkara gampang. Sebab menurutnya, itu harus melalui sebuah prosedur yang harus cepat teradaptasi dalam pikirannya. Seperti ketika dia diundang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menerima rekomendasi, dia harus membuat surat pernyataan berkomitmen serta mempelajari dan memahami draft pakta integritas yang selanjutnya harus ditanda tangani diatas kertas segel.

“ poin-poin dalam pakta integritas wajib dipatuhi dan ditaati seperti diantaranya Ideologi Pancasila 1945, ajaran Bung Karno Trisakti, pokok-pokok pikiran Nawacita, rencana pembangunan semesta serta lainnya, itu kita urai menjadi beberapa puluh item dan selanjutnya dari beberapa puluh item itu kita krekes lagi menjadi program 8 Jos,” urai Bagas.

Program 8 jos itu diantaranya Bupati Peduli, Sekolah Gratis, Pelayanan KTP, KK dan Persampahan serta fasilitas WiFi di tiap desa dengan Penambahan ADD, Tunjangan Guru Non PNS Sekolah Negeri/Swasta dilingkungan Dikbud dan Kemenag dari PAUD sampai SLTA dengan SK Bupati, Bantuan Olah Raga, Seni dan Budaya serta Komunitas Pemuda Kreatif, Bantuan dan Pembinaan Petani, Nelayan, Industri, UMKM serta Pengembangan Pariwisata Desa (PERTIWI), Sertifikasi Tanah Gratis dan Penghapusan PBB bagi warga tidak mampu dan terakhir STOP Mini Market!.

Semua program itu akan dapat direalisasikan seandainya dirinya terpilih menjadi Bupati Tegal. Maka masyarakat dapat memilih dirinya untuk menjadi Bupati Tegal dengan Wakilnya Drajat Adi Prayitno.

“ Apa artinya Bagas dan Drajat tanpa panjenengan,” Katanya. Menurutnya kalau kelak menjadi Bupati, dia tidak hanya menjadi bupati untuk golongan tertentu saja.

“ Kalau sudah menjadi Bupati, maka bukan menjadi bupatinya satu golongan saja tapi menjadi Bupati Kabupaten Tegal,” Pungkasnya. (Anis Yahya)
Diberdayakan oleh Blogger.