BREBES - Hingga hari kelima pencarian korban tanah longsor yang terjadi pada Kamis (22/2) di hutan produksi milik Perhutani BKPH Salem Petak 26 RPH Babakan, terus dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD Brebes, Basarnas, PMI, Tagana, Relawan dan masyarakat, bahkan alat berat dan anjing pelacak, dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban.

Dandim 0713/Brebes Letkol Infanteri Ahmad Hadi Hariono  menyampaikan pihaknya bersama tim gabungan terus melakukan pencarian korban, hingga pencarian difokuskan di tiga sektor antara lain di persawahan, jalan provinsi serta di bawah jembatan sungai Kopeng, namun hingga hari kelima ini, tujuh orang yang masih dinyatakan hilang. 11 korban meninggal dunia sudah ditemukan, dan korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada keluarga korban untuk disemayamkan, terangnya


Selanjutnya Dandim 0713/Bbs Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, di Posko Bencana Alam Longsor di Desa Pasirpanjang Salem, juga menyampaikan selain ditemukannya tiga jasad korban longsor, ada dua warga yang semula dinyatakan hilang, ternyata sudah kembali dengan selamat, yakni Tursinah dan Kuswanto.

Dua orang ini sempat menyelamatkan diri saat terjadi longsor, mereka sempat berada dihutan dan baru kembali setelah kondisi aman.

"Jadi korban selamat yang telah melapor ke posko, awalnya ada dua orang, sekarang menjadi empat orang. Sedangkan korban ditemukan meninggal 11 orang", jelasnya

Pencarian akan terus dilakukan oleh TNI hingga benar benar aman dan di pastikan  tak ada lagi warga yang kehilangan sanak saudara atau family serta kerabat. (Red**)
Diberdayakan oleh Blogger.