LENSAPEWARTA.COM,SLAWI - Usulan pembuatan KTP Elektronik di balai desa menjadi perhatian khusus dalam acara rapat rutin tahunan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupa ten Tegal yang diselenggarakan di reas area "Trasa" Kota Slawi, Kamis (29/3) lalu.

Prima Adam  sapaan kental Kepala Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, mengusulkan E KTP lebih baik dibikin di desa, hal ini merupakan  pelayanan kepada masyarakat akan lebih de kat dan meringankan beban masyarakat terutama bagi eknomi lemah mengingat jaraknya yang jauh agar dapat ngirit biaya perjalanan dibandingkan kalau harus ke kota Slawi ( ibu kota kabupaten Tegal) yang jarak tempuhnya antara 30 - 40 Km, paparnya

Salah satu usul yang sempat menjadi perbincangan  mulut ke mulut peserta rapat sebagai respon yang hangat di kalangan peserta musrenbang didasarkan pantauan tim pewarta di arena musrenbang itu rupanya terkait dugaan tebaran berita kasus mega korupsi yang  menimpa Setya Novanto mantan Ketua DPR RI sehingga usulan Adam sempat mendapat kan uplous.

Jarak tempuh tiap desa ke kantor Disdukcapil kabupten Tegal memang jauh dan tidak sama setiap desa, hal ini juga menjadi beban, biaya yang tinggi untuk bolak balik pun cukup lumayan.

 Adam Kepala Desa Jembayat berharap jika pembuatan E KTP cukup dilakukan di tiap desa saja," ucap di iringi dukungan para kepala desa dan hadirin peserta musrenbang  (Rojikhi/Sam)
Diberdayakan oleh Blogger.