LENSAPEWARTA.COM, JAKARTA - Dinas Sosial DKI Jakarta menargetkan capaian program tahun 2018 ini bisa melampaui capaian program tahun 2017 lalu. Untuk itu, pejabat yang bertanggung jawab terhadap program melakukan penandatangan pakta integritas dalam rangka perjanjian kinerja (PERKIN), Penetapan Kinerja (TapKin) dan penetapan Key Performance Indicator (KPI).

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan menyampaikan, dengan penandatangan itu, pejabat bertanggung jawab dengan menyetujui program-program yang akan mereka lakukan pada tahun ini


"Tahun 2017 target-target terpenuhi dengan baik. Tahun 2018 ini semoga kita bisa mengulangi sukses itu. Harapannya bisa meningkat. Ada target-target baru yang harus kita capai pada tahun ini," ujar Masrokhan saat memimpin apel pegawai di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta pada Senin (5/3).

Masrokhan melanjutkan, pada tahun lalu penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) jalanan sudah tercapai dengan melakukan pengawasan di
276 titik rawan. Bahkan terjadi penurunan jumlah PMKS jalanan hingga 40 persen.

Pada tingkat bawah, respon pelayanan dan penanganan sosial terhadap warga yang dilakukan Satuan Pelaksana Sosial di setiap kecamatan semakin baik. Itu diwujudkan dengan adanya koordinasi dengan aparat kecamatan hingga kelurahan dalam meningkatkan pelayanan dan penanganan masalah sosial.

"Di tahun 2017 lalu kita juga telah mengantarkan 573 orang lebih binaan panti untuk bisa kembali kepada keluarga hingga pada tahapan kemandirian. Di antara mereka ada yang sudah mampu bekerja, mandiri sampai hasilkan sesuatu. Pelan-pelan sebagian dari mereka dapat kita kembalikan ke kehidupan yang normatif," ungkap Masrokhan.

Untuk tahun 2018 ini, jangkauan program Dinas Sosial akan lebih banyak lagi. Seperti misalnya dengan target Pemerintah DKI dengan adanya penurunan jumlah angka kemiskinan sebesar 1 persen

"Ini jadi momentum kita untuk bekerja keras mewujudkan target-target itu," kata Masrokhan.

Pihaknya juga senantiasa memberikan apresiasi terhadap pegawai berprestasi dalam penanganan permasalahan sosial. Penghargaan itu diberikan setiap bulan terhadap mereka yang berkinerja baik.

"Petugas lapangan ini merupakan pegawai yang berhadapan langsung dengan warga dan melayani mereka langsung. Sudah sepatutnya diapresiasi," ujar Masrokhan.

Pegawai yang mendapatkan penghargaan itu antara lain diberikan kepada Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Bapak Sumadi yang merupakan pegawai terbaik bulan Februari untuk kategori Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan karena merespon cepat ketika ada permasalahan sosial di daerahnya.

Untuk kategori petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) yang berprestasi diberikan kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan mampu merespon dengan cepat laporan warga melalui media sosial dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di lapangan.

Sementara itu, untuk kategori panti sosial yang berprestasi dalam penyeberluasan informasi kegiatan panti diterima oleh Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Margaguna Jakarta Selatan.(Red/Mf/CN)
Diberdayakan oleh Blogger.