LENSAPEWARTA.COM,TEGALRAYA - Masyarakat kabupaten Tegal hingga saat ini masih banyak yang bertanya terkait masa kampanye pemilihan bupati dan wakil bupati di kabupaten Tegal nampak sepi, padahal pihak komisi pemilihan umum daerah (KPUD) telah menetapkan dan memberikan alat peraga kampanye (APK)

Terkait hal ini  Rustoyo Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal Jawa Tengah mengakui jika pelaksanaan pilkada calon bupati dan wakil bupati (cabub dan cawabub ) Daerah Kabupaten Tegal  masih kelihatan sepi, walaupun prosesnya sudah melalui tahapan.

Selanjunya dirinya juga menjelaskan pendaftaran dibuka sekitar awal atau tanggal 2 Januari dan penetap an paslon (pasangan calon) tanggal 10 Februari 2018 yang selanjutnya ditingkatkan tahapan masa kampanye  sampai sekarang  kok kelihatannya masih sepi   - sepi saja,  kata Rustoyo saat  bincang bincang dengan Samsudin salah seorang anggota dewan redaksi lensa pewarta, di kediamannya daerah Suradadi, Kamis malam (15/3 )

Gerangan apa yang menjadi latar belakang tahapan pilkada serentak daerah kabupaten Tegal kurang menunjukkan kegairahan seperti daerah lain memang sempat menja di perhatian banyak pihak? Apa mungkin masyarakat sudah acuh tak acuh terhadap pelaksanaan pilkada.

Selanjutnya Rustoyo yang partainya mengusung cabub dan cawabub "Bagja" yaitu pasangan nomor 02 (H. Haron Bagas Pra koso,Sos MM dan Drajat,)  menilai keadaan tahapan kampanye pilkada serentak kelihatan masih sepi ini dikarenakan  aturan KPU yang pelaksanaannya terlalu ketat dan kaku. Seperti  soal  gambar  paslon  kalau penempatannya tidak pas benar benar dengan ijin lokasinya langsung ditertibkan, paparnya ( RED/CN/Sam )
Diberdayakan oleh Blogger.