LENSAPEWARTA.COM, , YOGYAKARTA -- Satgas TMMD Ke-101  Kodim 0734/Yogyakarta memberikan pelatihan Outbound kepada siswa siswi SD Muhamadiyah Sapen Gambiran adalah bersama Satgas TMMD membangun karakter bangsa yang tangguh, tujuan dari pada out bond itu sendiri adalah membentuk kemandirian anak untuk saling bekerja sama dan bergotong royong.

Kapten Arm Paeco Wadan Ramil 06/ Mergangsan selaku koordinator out bond Satgas TMMD Kodim 0734/Yogyakarta mengatakan, bahwa dalam kegiatan outbound tersebut terselip pendidikan mental dan spiritual membentuk generasi yang memiliki kepekaan sosial, kebersamaan dan setia kawan Anak-anak kita ajak bermain dengan materi-materi permainan tim, kami tanamkan kerja sama antar personal dan kelompok, sehingga mereka mengerti makna persatuan dan kesatuan. Intinya mereka bisa di ajak untuk merasakan jiwa bergotong royong, di waktu berat sama dipikul, ringan sama di jinjing. Kami berharap dengan outbound tersebut anak-anak jiwanya bisa tertanam semangat kebersamaan dan setia kawan yang menjadi dasar dari semangat bela negara dan cinta tanah air.

Bp. Agung Barmanto, S.Pd kepala sekolah SD Muhamadiyah Sapen mengatakan, "Giat outbond yang diikuti 105 siswa siswi kelas 5 dan 6, kebetulan kampung Gambiran ini merupakan bagian dari pada daerah SD Muhamadiyah Sapen, karena Gedung sekolah dan siswa kami juga berdomisili di Kampung Gambiran, kami pribadi dan atas nama sekolah mengucapkan banyak terimakasih terhadap Satgas TMMD dan satuan Kodim 0734/Yogyakarta, semoga giat TMMD ini bisa menyatukan TNI dengan Rakyat khususnya siswa siswi SD Sapen.

Biasanya siswa belajar sama Bapak/Ibu Guru di kelas, sekarang sudah komplit, sudah belajar sama bapak TNI. Harapan kami sebagai Kepala Sekolah semoga program bersama TNI ini merupakan permulaan kerja sama dengan SD Muhamdiyah Sapen, kamipun siap menyukseskan TMMD, apabila dalam interaksi kegiatan ini ada kekurangan kami minta maaf semoga outbond ini bisa berguna bagi siswa siswi kami.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Rudy Firmansyah, S.E., M.M menyampaikan, kegiatan outbound dapat memberikan masukan yang positif dalam perkembangan kedewasaan seorang pelajar, pengalaman itu mulai dari pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara bekerjasama dalam mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil risiko. Setiap kelompok akan menghadapi tantangan dalam memikul tanggung jawab yang harus dilalui.  Tujuan utama kegiatan pelaksanaan outbound adalah melatih para siswa siswi untuk mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada dengan membentuk sikap professional para pelajar  yang  didasarkan pada perubahan dan perkembangan karakter,  komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik.

Lanjut Dandim, “Kegiatan dilaksanakan di alam terbuka menjadikan sangat menarik bagi para pelajar. Konsep belajar sambil bermain menjadikan seseorang akan lebih dapat menerima pelajaran. Upaya membangun sumber daya manusia harus dibangun sejak awal seseorang mendapatkan pendidikan, untuk itu usaha yang dibangun terlebih dahulu adalah membangun karakter  yang  tangguh, berbudi pekerti luhur, bertangung jawab, berdisiplin dan mandiri.

Disamping itu kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan rasa social terhadap sesame teman, menumbuhkan sikap kepemimipinan (leadership), kerjasama antara sesame dan saling menghormati, melatih aktivitas fisik (psikomotorik) dan memacu mental kompetitif melalui permainan-permainan kreatif  yang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda sehingga dapat memberikan citra edukatif yang mengkolaborasi antara unsure pendidikan dan program permainan yang terarah.

Diharapkan setelah mengikuti outbound para siswa siswi akan menjadi lebih komunikatif, lebih berani, lebih kreatif, berdisiplin dan mandiri dalam berfikir, bersikap dan bertindak.(RED**)
Diberdayakan oleh Blogger.